Semarang, DetikManado.com — Di tengah kesibukan menuntaskan proyek fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129, anggota Satgas Kodim 0714/Salatiga tetap meluangkan waktu untuk berbaur dengan masyarakat setempat.
Salah satunya ditunjukkan oleh Serka Dwi. Prajurit TNI tersebut menyempatkan diri turun langsung ke kebun milik warga untuk membantu memetik buah kopi di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jumat (24/7).
Kehadiran Serka Dwi di tengah kebun kopi milik Ibu Jumini menjadi pemandangan hangat yang memperlihatkan sisi humanis personel Satgas TMMD. Aksi ini menunjukkan bahwa kehadiran prajurit di desa tak sebatas menyelesaikan target pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyatu dalam denyut aktivitas ekonomi warga.
Serka Dwi mengungkapkan bahwa keterlibatannya membantu panen warga merupakan bentuk kepedulian spontan dan upaya menjaga semangat kebersamaan. Menurutnya, kehadiran mereka bukan hanya untuk menyelesaikan sasaran fisik program TMMD, tetapi juga untuk menyatu dengan warga dalam kehidupan sehari-hari.
“Lewat kegiatan sederhana seperti membantu memetik kopi ini, kami berharap hubungan kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin erat,” ujar Serka Dwi.
Pemilik kebun kopi, Jumini, mengapresiasi kehadiran dan bantuan prajurit TNI di desanya. Bantuan tenaga di sela-sela kesibukan Satgas dinilai sangat berarti bagi kelancaran panennya.
Melalui interaksi sosial seperti ini, Program TMMD Reguler ke-129 diharapkan tidak hanya meninggalkan bangunan fisik yang bermanfaat, tetapi juga merawat nilai gotong royong serta memberikan dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Desa Cukil. (yos)















