Ibu dan Remaja Jadi Benteng, Pagari Warga Desa Cukil dari Ancaman Narkoba

Semarang, DetikManado.com– Bahaya laten penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja yang mulai mengintai kawasan perdesaan disikapi serius oleh aparat gabungan.

Mengingat ancaman tersebut kian nyata menyasar anak muda, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga bergandengan tangan dengan Polsek Tengaran menggelar sosialisasi pencegahan narkoba di Pendopo Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jumat (24/7/2026).

Bacaan Lainnya

Langkah edukatif ini tidak hanya menyasar pemuda, tetapi juga melibatkan peran sentral kaum ibu. Sosialisasi ini diikuti secara antusias oleh kader PKK Desa Cukil, kelompok Organisasi Remaja Banjari (OREBA) Desa Cukil, hingga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang sedang bertugas di wilayah tersebut.

Kapolsek Tengaran Iptu Pol Budi Prihanto SH yang hadir sebagai narasumber menegaskan pentingnya partisipasi aktif warga dalam menjaga benteng pertahanan paling mendasar, yaitu keluarga dan komunitas terdekat. Ia mendorong setiap individu untuk mengambil peran protektif demi menekan potensi penyebaran zat terlarang tersebut.

“Setiap orang harus mampu menjadi ‘polisi’ bagi dirinya sendiri dengan mengenali potensi bahaya dan mengambil langkah pencegahan. Kami sangat berharap para ibu dan remaja dapat menjadi penyambung informasi mengenai dampak buruk narkoba serta cara mencegah penyalahgunaannya di lingkungan masing-masing,” ujar Iptu Pol Budi Prihanto SH di hadapan para peserta.

Inisiatif pencegahan ini disambut hangat oleh generasi muda setempat. Materi yang interaktif dan aplikatif dinilai memberikan wawasan baru bagi warga desa dalam mendeteksi serta membendung pengaruh negatif di sekitar mereka.

Anggota OREBA Desa Cukil Aliva Nurliyanti (20) mengungkapkan rasa terimakasihnya atas edukasi berharga yang diinisiasi oleh jajaran TNI dan Polri ini. Menurutnya, pemuda desa kini memiliki bekal Pengetahuan yang lebih kuat untuk membendung ancaman narkoba.

“Kami memperoleh banyak pengetahuan dan referensi mengenai langkah-langkah nyata untuk memerangi serta mencegah bahaya narkoba di lingkungan masyarakat,” tutur Aliva Nurliyanti di sela-sela kegiatan.

Penyuluhan dan pembinaan masyarakat ini merupakan bagian tak terpisahkan dari sasaran non-fisik Program TMMD Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Sebelumnya, pembukaan rangkaian TMMD di Desa Cukil ini telah diresmikan secara resmi pada Rabu (15/7/2026) lalu, dengan dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM bersama Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH. Sinergi lintas sektoral ini menjadi bukti nyata komitmen TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam melindungi masa depan generasi muda serta menjaga kondusivitas keamanan hingga ke pelosok desa. (yos)


Pos terkait