Semarang, DetikManado.com– Raut kebahagiaan tak mampu disembunyikan dari wajah Ibu Sukiyem (62) saat menyaksikan dinding-dinding bata merah rumahnya mulai berdiri kokoh.
Rumah tua yang dahulu jauh dari kata layak kini perlahan berubah bentuk menjadi hunian yang aman dan nyaman berkat kerja keras personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 TA 2026 Kodim 0714/Salatiga bersama warga setempat.
Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga Kabupaten Semarang ini terus dikebut secara bergotong royong agar selesai tepat waktu. Rangka bangunan yang kini mulai terlihat jelas menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang bahu-membahu menuntaskan proyek fisik tersebut di lapangan.
Bagi Sukiyem, bantuan rehabilitasi rumah ini bagaikan mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan. Ia tak sanggup menyembunyikan rasa harunya saat melihat para prajurit TNI dan tetangganya bekerja tanpa kenal lelah sejak pagi hari demi menyulap rumahnya menjadi tempat tinggal yang lebih sehat dan layak huni.
“Saya sangat terharu dan bersyukur sekali atas perhatian yang diberikan oleh bapak-bapak TNI melalui program TMMD ini. Rumah yang selama ini hanya jadi impian saya, akhirnya sekarang perlahan-lahan mulai terlihat wujudnya dan bisa segera kami tempati dengan aman,” ungkap Sukiyem pada, Sabtu (25/7/2026).
Sementara itu, pihak Satgas TMMD menegaskan bahwa sasaran program fisik seperti perbaikan RTLH ini fokus langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat kurang mampu. Pihaknya bertekad untuk merampungkan seluruh proses pembangunan sesuai dengan standar kualitas terbaik dan target waktu yang telah ditentukan.
Dansatgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapasri Nugroho SIP MM menyatakan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari kuatnya ikatan kebersamaan antara prajurit dan warga di lapangan. Menurutnya, TMMD hadir tidak hanya untuk menyentuh aspek pembangunan fisik semata, tetapi juga membawa misi kemanusiaan yang mendalam.
“Pembangunan rumah tidak layak huni ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, kami berkomitmen menyelesaikan seluruh target fisik tepat waktu dengan kualitas yang baik. Kemajuan rumah Ibu Sukiyem menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, melainkan juga transmisi harapan dan menghadirkan kebahagiaan nyata bagi warga,” ujar Letkol Kav Fajar Hapasri Nugroho SIP MM.
Kemajuan signifikan pada rumah Ibu Sukiyem menjadi angin segar bagi program percepatan TMMD Ke-129 di wilayah Salatiga dan Kabupaten Semarang.
Dengan sinergi yang terus terjaga, rumah tersebut diharapkan dapat segera rampung sepenuhnya sehingga bisa segera diresmikan dan memberikan kehangatan baru bagi kehidupan Ibu Sukiyem beserta keluarganya. (yos)















