GenBI Unima Membagikan 75 Paket Bansos di Pulau Bangka

  • Whatsapp
Salah satu anggota GenBI Komisariat Unima membagikan paket sembako ke salah satu lansia, Minggu (14/6/2020). (Foto: Istimewa)

Tondano, DetikManado.com – Sebanyak 12 mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat lanjut usia (Lansia) di Desa Libas, Pulau Bangka, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, Minggu (14/6/2020).

Mereka adalah penerima beasiswa yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat (Komsat) Unima. Dua belas mahasiswa itu membagikan paket bansos berjumlah 75 paket.

Bacaan Lainnya

Ketua GenBI Komsat Unima, Imam mengatakan, pembagian itu awalnya inisiatif untuk membantu masyarakat yang merasakan dampak pandemi Covid-19. Kemudian, mereka menyisihkan dana beasiswa untuk membeli beras, minyak, gula, garam, mie instan dan sabun.

“Ini merupakan kegiatan motivasi yang kami lakukan, agar semua anak muda di Indonesia, khususnya di Sulut bisa tergerak untuk saling membantu. Juga sebagai pembuktian anak muda merupakan energi yang besar untuk ini,” ujar Imam melalui rilis yang diterima DetikManado.com, Senin (15/6/2020).

Sebelum sampai ke Pulau Bangka, mahasiswa asal Tondano, Minahasa ini harus menempuh perjalanan selamat kurang lebih 2 jam dengan bus ke pelabuhan di Likupang, Minut. Setelah itu, mereka menggunakan perahu untuk menyeberangi perairan ke Desa Libas selama lebih kurang satu jam. Tiba di Desa Libas, mereka pun berjalan kaki ke kediaman Kepala Desa Libas sejauh 3 km.

Kepala Desa Libas yang biasa dipanggil Opo menyambut baik dan merasa senang atas kedatangan para penerima beasiswa Bank Indonesia ini.

“Saya mengucapkan banyak amat terima kasih atas bantuan yang diberikan. Hal ini tentu menjadikan sebuah semangat baru buat desa ini dengan kehadiran anak-anak  ini,” kata Opo.

Ketua Panitia Bansos GenBI Unima, Fandy mengharapkan, kegiatan itu dapat dilakukan ke depannya.

“Karena kegiatan ini bagus dan melatih jiwa sosial kita di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat,” katanya. (rf)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait