Kampanye di Tengah Pendemi Covid-19, SSK Utamakan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
Calon Wali Kota Manado Sonya S Kembuan (SSK) ketika berkampanye di Kelurahan Banjer, Lingkungan 1, Kecamatan Tikala, Manado, Sulut, Sabtu (15/11/2020). (Foto: DetikManado.com/Ardiansyah Mustafa).

Manado, DetikManado.com –  Calon Wali Kota Manado Sonya S Kembuan (SSK) mengadakan kampanye tatap muka di Kelurahan Banjer, Lingkungan 1, Kecamatan Tikala, Manado, Sulut, Minggu (15/11/2020).

Dalam kesempatan itu, SSK disambut dengan teriakan para pendukung. Ia mengatakan, apabila ia terpilih 9 Desember 2020 nanti, Kota Manado harus sejahtera, aman dan nyaman. Dalam artian, sejahtera itu bukan sekedar bekerja dan menerima upah minimum.

Bacaan Lainnya

“Tentunya kalau hanya gaji upah minimum tidak akan cukup bagi yang sudah berumah tangga, namun kalau untuk bujangan pasti akan cukup,” tuturnya.

Ia menjelaskan, calon nomor urut 2 datang dengan segala lika liku, sehingga mereka bisa jadi calon.

Kembuan berpasangan dengan Syarifudin Saafa (SS) yang diusung partai Golkar, PKS dan Hanura. Ketiga partai ini kalau solid, pasangan calon nomor 2 itu dapat menjadi wali kota dan wakil wali kota.

Kalo torang (SSK-SS) jadi wali kota dan wakil wali kota, oma opa yang sudah berumur 60 tahun akan mendapatkan tunjangan lansia sebesar Rp 1.000.000 setiap bulan,” sebut Kembuan.

“Tetapi nda usah lagi ba daftar pa pala. Torang samua pake sistem ba daftar lewat handphone, itu namanya so modern. Karna kalo daftar pa pala yang dapa hanya orang dekat pala,” lanjutnya.

Ketua Pemenangan SSK-SS Amir Liputo mengatakan bahwa timnya berusaha sebaik mungkin. Bisa dilihat tim pemenang SSK-SS di lingkungan 1, Kecamatan Tikala, Manado, tidak membuat tenda, karena pihaknya berharap tidak ada kerumunan.

“Cuma memang agak sulit, warga di posisi seperti ini ingin sekali berjabat tangan sambil berpelukan dengan calon,” tutur Liputo.

Ia menambahkan, tetapi sebagai tim pihaknya selalu mengingatkan muda-mudahan ini terus menjadi perhatian.

“Yang penting pake masker, jaga jarak dan jangan lupa mencuci tangan,” tutup Liputo. (tr-01)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *