Semarang, DetikManado.com — Di usianya yang telah memasuki 82 tahun, Mbah Warno Jumingan, warga Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menunjukkan semangat hidup pantang menyerah yang patut menjadi teladan.
Meski fisik tak lagi muda, Mbah Warno saban hari tetap giat berjuang memenuhi kebutuhan hidup dengan memelihara ternak kambing.
Setiap pagi, Mbah Warno rutin melintasi jalanan desa untuk mencari rumput gajah segar. Dengan membawa gerobak kayu sederhana yang sarat muatan pakan ternak, ia menempuh perjalanan pulang penuh ketekunan demi memastikan kelangsungan hidup ternak yang menjadi tumpuan usahanya.
Dedikasi tak kenal lelah Mbah Warno tersebut menyita perhatian Serka Waljiono, anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga yang tengah bertugas di lapangan. Melihat para lansia tersebut bersusah payah mengangkat gerobak rumput yang berat, Serka Waljiono tanpa ragu langsung menghampiri dan sigap membantu mengangkat beban tersebut hingga ke rumah tinggal Mbah Warno.
Aksi tanggap prajurit TNI tersebut disambut haru dan rasa terima kasih oleh Mbah Warno. Ia mengaku sangat terbantu dengan kepedulian prajurit TNI yang sedang bertugas di desanya.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Tentara yang mau berhenti dan membantu mendorong gerobak rumput saya. Di umur saya yang sudah tua ini, bantuan kecil seperti ini sangat berarti dan membuat beban saya terasa jauh lebih ringan,” ujar Mbah Warno Jumingan saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/7/2026).
Sementara itu, Serka Waljiono menegaskan bahwa mendampingi dan mengatasi kesulitan masyarakat sekitar sudah menjadi kewajiban moral setiap prajurit TNI di mana pun ditempatkan.
“Melihat kegigihan Mbah Warno di usia 82 tahun yang masih sangat bersemangat bekerja, kami merasa tergugah. Kehadiran Satgas TMMD di Desa Cukil tidak hanya untuk menyelesaikan sasaran program fisik, tetapi juga untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan penolong masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Serka Waljiono.
Sikap peduli dan kebersamaan yang terjalin erat di jalanan Desa Cukil ini menegaskan kemanunggalan TNI bersama rakyat melalui semangat gotong royong yang terus dihidupkan. Aksi prajurit humanis di lapangan membuktikan bahwa kehadiran TNI benar-benar menjadi solusi nyata atas berbagai tantangan yang dihadapi warga.
Kegiatan dan interaksi sosial para prajurit di lapangan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0714/Salatiga. Pembukaan TMMD tersebut telah dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026). Pembukaan TMMD itu melibatkan Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM serta Bupati Semarang H Ngesti Nugraha SH MH. (yos)















