Baubau, DetikManado.com – Menjelang lonjakan kebutuhan energi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengawal kualitas serta ketepatan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan “Pantau Bareng” di enam titik SPBU yang tersebar di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
Pengecekan maraton yang berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Februari 2026 tersebut, berfokus utama pada pengujian nozzle dan dispenser guna memastikan setiap liter BBM yang dibeli konsumen berada dalam batas toleransi resmi.
Aksi pengawasan lapangan ini tidak dilakukan sendiri oleh pihak Pertamina, melainkan melibatkan jajaran lintas instansi. Pengawasan kolaboratif tersebut menghadirkan Tim Metrologi Disperindag Kota Baubau, perwakilan DPRD Kota Baubau, Hiswana Migas DPC IX Sultra Kepulauan, hingga tim SBM Sultra I. Pengujian menggunakan alat standar metrologi menghasilkan temuan bahwa seluruh SPBU yang diperiksa dinyatakan memenuhi ketentuan, beroperasi normal, dan bebas dari penyimpangan takaran.
Pengawas Kemetrologian Disperindag Kota Baubau Hasan Hasti SE MSi mengonfirmasi hasil pengujian yang menunjukkan kesesuaian antara angka volume pada layar dispenser dengan volume aktual BBM yang keluar. Pernyataan senada diungkapkan oleh Anggota DPRD Kota Baubau Hasan Basri SE yang mengapresiasi tinggi langkah transparansi ini demi perlindungan konsumen.
“Keterlibatan wakil rakyat dalam inspeksi ini adalah untuk menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya di saat mobilitas dan kebutuhan energi melonjak tajam menjelang hari raya,” ujarnya.
Area Manager Communication Relation & CSR Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menjaga kualitas pelayanan di tingkat penyalur. Lilik Hardiyanto menjelaskan bahwa periode Ramadan dan Idulfitri senantiasa diiringi peningkatan konsumsi energi masyarakat sehingga ketepatan takaran menjadi prioritas utama.
“Pantau Bareng ini adalah bentuk komitmen bersama. Bukan hanya memastikan pasokan aman, tetapi juga menjamin setiap liter BBM yang dibeli masyarakat benar-benar sesuai. Kolaborasi lintas instansi seperti ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan menciptakan suasana kondusif selama Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya pada Sabtu, 28 Februari 2026. (yos)















