Penyampaian Penting Camat Tondano Timur terkait KKN Unima

  • Whatsapp

Tondano, DetikManado.com – Usai memimpin apel pagi, Selasa (28/01/2020) di Kantor Kecamatan Tondano Timur, Minahasa, Sulut, Camat Thelma Torar SSos melakukan koordinasi dengan para mahasiswa KKN Unima tahun 2020, yang didampingi para lurah.

Torar mengatakan, ada pekerjaan yang akan diselesaikan mahasiswa seperti kebersihan lingkungan, administrasi dan BPJS. “Nanti di setiap kelurahan, lurah boleh lihat tugas. Agar jangan semua (mahasiswa) buat ini dan itu. Dibuat perkelompok agar cepat selesai, karena hanya 2 minggu,” katanya.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya, tugas-tugas yang di kelurahan harus selesai akhir bulan Januari. Namun, masih pendataan warga kelurahan terkait BPJS yang harus diselesaikan. “Yang memakan waktu panjang, sampai tugas lain agak terlewat. Jadi harus mengelola dengan baik-baik,” ungkap Torar sambil menambahkan, koordinator bertanggung jawab dengan mengumpulkan fotokopi dua lembar KTP mahasiswa dan diberikan ke kecamatan atau kelurahan.

Camat juga menegaskan, tidak ada yang pulang ke tempat tinggal, kecuali memberitahukan kepada koordinator dan lurah untuk diketahui. Hal ini berkaitan dengan kehadiran mahasiswa yang melaksanakan KKN di beberapa kelurahan di Tondano Timur. “Jadi, tiap hari lurah membawa (daftar) kehadiran dari koordinator. Kalau ada yang keluar, harus ada izin,” imbuhnya.

Untuk diketahui, para mahasiswa ditempatkan di beberapa kelurahan di Tondano Timur, seperti Kelurahan Wengkol, Kendis, Toulour dan lain sebagainya.

Jika ada hambatan atau masalah terkait KKN, ia mengimbau agar disampaikan ke lurah. “Dan harus diketahui oleh koordinator apa yang kalian sampaikan, agar lurah dapat bertanya pada satu orang. Yang penting laporan faktual bukan hoaks. Jangan hanya karena (mahasiswa lain) senang, hanya kasih laporan bagus-bagus, namun kenyataan di lapangan tidak seperti itu,” tegasnya.

Selain itu, Torar memberitahukan tentang suasana yang ketertiban, kerapian, keamanan dan kebersihan yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh para mahasiswa selama jangka waktu 2 minggu.

Sebagai penutup, ia berharap agar masalah-masalah yang ada di Tondano Timur tidak dipublikasikan melalui media sosial. Wanita yang dilantik sebagai camat, Senin (06/01/2020) lalu ini menuturkan, permasalahan yang ada agar diselesaikan dengan berbagai solusi kreatif dari mahasiswa KKN. “Jangan mengungkapkan masalah. Kalian (mahasiswa) kalau datang ke sini ungkapkan solusi dan keberhasilan. Kalau di kelurahan ada yang tidak baik dan tidak teratur, mari sama-sama kita kasih bagus. Itu yang boleh kalian pahami,” pungkasnya. (rf)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *