Semarang, DetikManado.com — Kehadiran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di tengah masyarakat tak hanya sebatas pembangunan infrastruktur fisik. Di sela-sela kesibukan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga, para prajurit turut turun tangan menggerakkan roda ekonomi warga lokal di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Pada waktu istirahat dari pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), anggota Satgas TMMD mengalihkan tenaganya untuk membantu proses produksi usaha makanan ringan milik Hartono (48), seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) keripik ceker ayam di RT 06 RW 02 Desa Cukil.
Para prajurit TNI tampak telaten membantu membersihkan hingga menyiapkan bahan baku ceker sebelum diolah menjadi camilan renyah.
Pemilik usaha, Hartono, mengaku sangat terbantu dan tersentuh oleh aksi sigap para prajurit TNI tersebut. Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya mempercepat proses produksi harian, tetapi juga memberikan injeksi moral di tengah perjuangan menjaga kelangsungan usaha pangan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian bapak-bapak TNI. Di tengah kesibukan mereka, masih menyempatkan waktu membantu usaha saya. Ini tidak hanya mempercepat produksi, tapi juga jadi penyemangat buat saya untuk terus bertahan dan berinovasi,” ujar Hartono.
Sinergi di dapur produksi ini menjadi bukti nyata bahwa program TMMD memadukan pembangunan fisik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Melalui keuletan usaha keripik ceker ini, Hartono membuktikan bahwa inovasi olahan pangan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi serta membakar semangat warga sekitar untuk tetap produktif menghadapi tantangan ekonomi. (yos)















