Terkait Pilhut di Kauditan II, Panglima Panji Yosua: Jaga Persatuan, Torang Samua Basudara

Tommy Rotty, Sekretaris BMI Minut dan Panglima Panji Yosua GMIM Kasih Kristus Kauditan, Edwin Pungus. (Foto Rahmat)

Minahasa Utara, DetikMannado.com – Dalam waktu dekat ini seluruh Desa yang berada di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, akan melakukan Pemilihan Hukum Tua (PilHut) secara serentak. Termasuk juga didalamnya Desa Kauditan II.

Seperti biasanya, dalam perlehatan PilHut akan selalu ada gesekan – gesekan antara pendukung calon, untuk itu Panglima Panji Yosua GMIM Kasih Kristus Kauditan, Edwin Pungus angkat bicara.

Pungus berharap masyarakat jangan terprovokasi dengan berbagai isu yang beredar.

“Jangan mau kita dipecah belah, tetap jaga persatuan. Ingat! Torang samua basudara,” tegas Pungus kepada detikmanado.com, Sabtu (06/08/2022).

Pungus juga mengharapkan dalam situasi sekarang ini, semua pihak mampu menahan diri dan meminimalisir adanya unsur-unsur perpecahan.

“Sebagai organisasi Gereja, Panji Yosua tidak setuju jika sampai ada perpecahan di masyarakat, terlebih khusus masyarakat di Desa Kauditan II,” ujarnya lagi.

Disisi lain, dirinya juga mengapresiasi pihak berwenang dalam hal ini kepolisian yang bergerak cepat bersama tokoh masyarakat dalam menghadapi merebaknya berita – berita yang mengajak pada perpecahan.

“Adat Minahasa wajib dijaga! Tetapi menjaga keutuhan NKRI, harga mati,” pungkasnya.

Sebelumnya, detikmanado mendapatkan informasi terkait adanya baliho yang berlogo Brigade Manguni Indonesia (BMI), terpasang di pinggir jalan, di Desa Kauditan II

Dalam baliho tersebut, tertulis; Tolong….!!! hormati dan hargai Adat Budaya Minahasa untuk pemilihan Wadian Teterusan Umbanua (Hukum Tua) Kauditan II.

Sementara itu, Sekretaris Brigade Manguni Indonesia (BMI) Minahasa Utara, Tommy Rotty saat hubungi via WhatsApp, terkait logo BMI di baliho tersebut mengatakan, pihak mereka terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian tentang keberadaan baliho tersebut.

Menurut Tommy, kehadiran BMI untuk mempertahankan nilai – nilai harkat martabat warga Minahasa dan bersinergi dengan masyarakat, seperti halnya dalam kamtibmas melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian. Dirinya juga berharap semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan rasa persaudaraan.

“BMI tetap komit sebagai organisasi adat yang menjalankan hal – hal positif dan terus mendukung pembangunan di Sulawesi Utara, terlebih khusus di Kabupaten Minahasa Utara,” tutur Tommy Rotty.(rahmatumar)

Komentar Facebook