Tomohon, DetikManado.com– Tingkat aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, hingga saat ini masih bertahan di Level II (Waspada). Berdasarkan pengamatan terbaru, aktivitas vulkanik gunung setinggi 1580 mdpl tersebut menunjukkan adanya tremor dan embusan asap kawah yang patut diwaspadai oleh masyarakat setempat maupun wisatawan.
Berdasarkan laporan periodik pada 26 April 2026, secara visual gunung terlihat jelas meski sempat tertutup kabut. Teramati asap kawah bertekanan lemah hingga sedang berwarna putih tipis dengan ketinggian mencapai 25 meter di atas puncak kawah Tompaluan.
Penyusun laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Lokon, Julius Rampolii, mengungkapkan bahwa terekam beberapa kali aktivitas kegempaan yang menunjukkan dinamika di dalam perut gunung.
”Kami mencatat adanya 2 kali gempa embusan dan 5 kali kejadian gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo hingga 10 mm. Selain itu, terekam juga 7 kali gempa tektonik jauh,” ujar Julius Rampolii dalam laporan resminya, Senin (27/4/2026).
Rekomendasi Keamanan
Mengingat statusnya yang masih berada di Level II, pihak berwenang mengeluarkan sejumlah larangan keras demi keselamatan warga
“Sterilisasi Radius. Masyarakat dan wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas atau mendekat dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan yang merupakan pusat aktivitas,” ujarnya.
Selanjutnya adalah antisipasi abu vulkanik. Jika terjadi letusan dan hujan abu, warga diimbau tetap berada di dalam rumah. Bagi yang terpaksa beraktivitas di luar, wajib menggunakan masker dan kacamata pelindung.
“Mengingat kondisi cuaca yang sering hujan, warga diminta mewaspadai potensi ancaman lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Lokon,” ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tidak meremehkan situasi. Rekomendasi jarak aman 1,5 kilometer harus dipatuhi untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Hingga saat ini, pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam untuk memitigasi jika terjadi peningkatan aktivitas yang signifikan secara tiba-tiba. (yos)















