Selain kedua hal di atas, pendidik juga berusaha mendapatkan refleksi/umpan balik dari anak didik. Situasi di kelas tidak hanya dikuasai oleh pendidik. anak didik yang belum memahami materi diberikan kesempatan untuk bertanya. Refleksi/umpan balik dari anak didik dapat menjadi petunjuk pendidik tentang kemampuan anak didik terhadap pemahaman materi. anak didik juga diberikan kesempatan untuk mengkritik jika penyampaian materi oleh pendidik kurang tepat. Hal itu dilakukan karena pendidik bukan orang yang paling benar dan paling mengusai di kelasnya.
Pendidik menggunakan metode yang dianggap mudah, seperti ceramah. pendidik tidak menggunakan metode pembelajaran secara bervariasi. pendidik yang hanya menggunakan satu jenis metode saat mengajar dapat menyebabkan anak didik menjadi cepat bosan atau jemu terhadap materi yang disampaikan. anak didik yang sudah merasa bosan akan berbincang-bincang dengan temannya atau menggambar di buku tulis. Materi yang disampaikan pendidik pun tidak akan dipahami.
Pendidik tidak menggunakan media saat pembelajaran. Konsep-konsep yang bersifat abstrak akan sulit dimengerti oleh anak didik saat pendidik hanya ceramah tanpa menggunakan media. Saat pendidik selesai menjelaskan materi, anak didik tidak dapat menjawab pertanyaan dan memahami materi yang diberikan. Media yang digunakan juga harus sesuai dengan materi yang diajarkan. Pembuatan media sebenarnya tidak membutuhkan waktu yang lama, tetapi hanya tidak ada kemauan dari pendidik untuk membuatnya.
Anak didik cenderung kurang paham terhadap materi pembelajaran, sebagian besar pendidik melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada pendidik sehingga anak didik menjadi pasif dan kurang mendapat kesempatan untuk menggali potensi yang dimiliki. Dengan demikian, mereka kesulitan untuk dapat memahami materi pelajaran tersebut berakibat tidak tercapainya tujuan pembelajaran.
Tidak mudah untuk menjadi pendidik yang dapat digugu dan ditiru. Tapi dengan usaha keras dan terus belajar, seorang pendidik akan dapat melaksanakan pendidikan yang memerdekakan. Ingat tugas pendidik adalah menuntun bukan menuntut, maka jadilah penuntun bukan penuntut. ***
*Hartini Ngadiorejo MPd adalah Kepala SMKN 1 Langowan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulut.












