Tondano, DetikManado.com – Danau Tondano yang terletak di Kabupaten Minahasa, Sulut, terus terancam oleh eceng gondok yang sudah terjadi selama puluhan tahun. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menyelamatkan Danau Tondano.
Salah satunya aksi yang dilakukan oleh ratusan prajurit TNI bersama warga setempat bahu-membahu melakukan aksi pembersihan besar-besaran.
Dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Suhardi, aksi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong untuk menyelamatkan lingkungan.
Tak hanya TNI dan Polri, aksi ini juga melibatkan pemerintah daerah, mahasiswa, tokoh agama, komunitas masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. Semua bersatu padu, bertekad mengembalikan kejayaan Danau Tondano yang kian terancam oleh gulma yang merajalela.
“Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi? Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal masa depan anak cucu kita. Danau ini harus kita selamatkan!” tegas Mayjen Suhardi.
Dalam kesempatan ini, Pangdam mengutip pesan moral Panglima Besar Sudirman tentang Ikatan Sapu Lidi:
“Janganlah kamu berbuat seperti sapu yang meninggalkan ikatannya. Sebatang lidi tidak akan berarti apa-apa, tetapi dalam ikatan sapu, ia akan dapat menyapu segala-galanya. Begitu pula dengan kita. Hanya dengan persatuan, kita bisa mengatasi tantangan sebesar apa pun.”
Pesan ini menjadi penyemangat bagi semua pihak yang terlibat dalam aksi ini, mengingatkan bahwa kekuatan terbesar terletak pada kebersamaan.
Aksi ini mendapat dukungan penuh dari Presiden RI Prabowo Subianto, yang mengirimkan enam kapal ponton dan tiga konveyor darat untuk mempercepat proses pembersihan. Armada khusus ini telah beroperasi sejak 16 Februari 2025 dan ditargetkan mampu membersihkan gulma di area seluas 294,5 hektare.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat terkemuka, termasuk Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, Irdam Brigjen TNI Bagus Suryadi Tayo.
Hadir pula Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hari Pahlawantoro, PJU Kodam lainnya serta organisasi masyarakat seperti Brigade Manguni, GM FKPPI, dan Menwa Unima. (yos)















