Nasib Nelayan Bitung, 2 Hari Terombang-ambing di Perairan Pulau Lembeh

Pada hari kedua, 4 Februari 2025, sekitar pukul 16.40 Wita, kapal KN SAR Bima Sena berhasil menemukan Karel Malintoi. (Foto: Humas Basarnas Manado)

Bitung, DetikManado.com – Nelayan asal Kelurahan Motto, Kecamatan Lembeh Utara, Kota Bitung, Sulut, Karel Malintoi (57), yang dilaporkan hilang saat melaut pada, Minggu (2/2/2025).

“Kejadian ini bermula pada 2 Februari 2025, sekitar pukul 17.00 Wita, Karel berangkat melaut menggunakan perahu Pakura untuk mencari ikan suntung di perairan Lembeh Utara,” ujar Humas Kantor Basarnas Manado Nuriadin Gumeleng.

Bacaan Lainnya

Sesuai kebiasaannya, Karel biasanya kembali sekitar pukul 22.00 Wita. Namun hingga malam itu tiba, Karel belum juga kembali. Keluarga dan teman-teman sesama nelayan mencoba mencari, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Pada 3 Februari 2025, pukul 16.50 Wita, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa dan Kepolisian setempat.

“Laporan diteruskan ke Unit Siaga SAR Bitung dan Kantor SAR Manado untuk segera melakukan pencarian,” ujarnya.

Pada pukul 17.10 Wita, tim SAR dari Kantor SAR Manado dan Unit Siaga SAR Bitung langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan pencarian korban. Namun, hingga hari pertama pencarian, korban belum ditemukan.

Pada hari kedua, 4 Februari 2025, sekitar pukul 16.40 Wita, kapal KN SAR Bima Sena berhasil menemukan Karel Malintoi yang terombang-ambing di laut dengan perahu Pakura, sekitar 20 mil dari Pulau Lembeh, arah timur.

“Korban ditemukan dalam kondisi selamat, meski telah terombang-ambing cukup lama,” ujarnya.

Tim SAR segera melakukan evakuasi dan membawa Karel ke Dermaga Pelabuhan Bitung. Korban tiba di Pelabuhan Bitung pada pukul 20.00 Wita dan langsung dievakuasi menggunakan ambulans KKP ke RS Angkatan Laut Bitung untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dihentikan. Tim SAR kemudian kembali ke pangkalan di Pelabuhan Munte Likupang,” tuturnya.

Keluarga Karel Malintoi menyatakan rasa terima kasih atas upaya keras Tim SAR yang telah berhasil menemukan anggota keluarganya dan mengungkapkan syukur karena korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat. (yos)


Pos terkait