Cerita Nelayan dan Pedagang Ikan di Boulevard 2 Manado

Hasil tangkapan ikan yang dijual Kawasan Boulevard II Manado.

Manado.DetikManado.com – Sebagai daerah yang memiliki wilayah laut, sektor perikanan menjadi salah satu tumpuan warga Kota Manado. Bahkan sejumlah warga tidak hanya sebagai nelayan, melainkan juga menjadi pedagang ikan hasil tanggapan mereka.

Seperti yang diungkapkan Robi Adrian (54), seorang nelayan yang juga menjual langsung hasil tangkapan ikannya di Kawasan Boulevard 2 Manado, Selasa (09/07/2019) malam.

Bacaan Lainnya

Dia menuturkan, bekerja sebagai nelayan sekaligus penjual ikan tekun dijalaninya untuk menafkahi keluarganya. “Dari pekerjaan ini saya menghidupi keluarga,” ujar Robi yang memiliki satu anak yang sudah lulus SMA ini.

Banyak warga yang menggantungkan hidup dengan berjualan ikan.

Mengadu nasib di perairan sekitar Manado, Robi menggunakan soma dampar untuk menangkap sejumlah jenis ikan seperti ikan sako dan kakap. Dua jenis ikan ini dijual dengan harga yang berbeda per kilogramnya. Untuk ikan kakap dijual dengan harga Rp20 ribu, sedangkan ikan sako Rp35 ribu. Dia mengaku bisa rata-rata menjual 15 kilogram dua jenis ikan itu dengan pedapatan seluruhnya Rp525 ribu. “Hasilnya akan dibagi dua dengan orang kerja saya,” ungkapnya sambil menambahkan, hasil tangkapan dan pendapatannya juga sangat dipengaruhi faktor cuaca.

Ditanya tentang harapannya, dia tak muluk-muluk dalam menjalani pekerjaannya. “Sebenarnya harapan saya sederhana, yakni bisa melaut dengan tenang, bisa makan, dan memenuhi biaya hidup sehari-hari,” pungkasnya.(tr-02)

Komentar Facebook

Pos terkait