Legi Sebut Profesionalisme Pengelolaan GTK Masih di Bawah Standar

  • Whatsapp
Ketua Dewan Pendidikan Manado Drs David M Legi.

Manado, DetikManado.com – Dewan Pendidikan Manado angkat bicara terkait amburadulnya pelantikan puluhan Kepala SMA dan SMK serta Pengawas Sekolah di Sulut baru-baru ini.

Persoalan terkait pelantikan itu antara lain jabatan Kepala SMKN 1 Bitung yang dijabat selama 2 jam oleh Rompas Maxi Frans Absalon, kemudian Kepala SMAN 1 Tamako Melvin Jones Kakampu yang sudah meninggal di tahun 2018 namun diangkat sebagai Pengawas Sekolah pada Januari 2020. Terkini polemik yang terkadi di SMAN 2 Tondano.   

Muat Lebih

Terkait berbagai polemik ini, Ketua Dewan Pendidikan Manado Drs David M Legi menyampaikan, profesionalisme pengelolaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) masih di bawah standar. “Seharusnya GTK ini menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kualitas pendidikan dimana harus dimulai dari guru,” ungkapnya, Selasa (14/01/2020).

Legi mengatakan, berhubung tata kelola GTK sebagai tenaga fungsional memiliki karakteristik yang spesifik, maka perlu dikaji ulang untuk mengembalikan pengelolaan GTK ke Instansi yang mengelola pendidikan dan dimohon kaji ulang regulasi untuk reformasi birokrasi.

Terkait pernyataan Kepala BKD Sulut Femmy Suluh yang mengatakan, ada kesalahan pengetikan dalam SK pengangkatan Kepala SMKN 1 Bitung, Legi juga menanggapinya. “Perlu juga diklarifikasi apakah salah ketik, salah konsep atau salah kebijakan atau salah apalagi yang dapat dipakai sebagai alasan pembenaran,” pungkas Kepala SMK Yadika Manado ini. (joe/ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *