Kotamobagu, DetikManado.com – Memasuki pertengahan tahun 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotamobagu menegaskan kesiapannya untuk melakukan pembenahan internal total.
Hal ini menyusul keikutsertaan jajaran pimpinan Rutan Kotamobagu dalam agenda Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan II Semester I Tahun 2026 yang digelar secara virtual, Rabu (22/7/2026).
Rapat evaluasi nasional yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) serta diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Indonesia.
Kepala Rutan Kotamobagu, Aris Yuliyanta, memimpin langsung jalannya kegiatan dari ruang rapat Rutan bersama para pejabat struktural.
Dalam arahannya, Menteri Imipas menekankan agar seluruh UPT tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi wajib menjaga komitmen, integritas, dan menggenjot kualitas pelayanan publik agar kehadiran organisasi benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat.
Selain arahan menteri, para Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Imipas turut memaparkan evaluasi kritis terkait kendala di lapangan serta strategi pembenahan yang wajib diterapkan seluruh satuan kerja pada Semester II Tahun 2026.
Menanggapi instruksi tegas dari pusat, Kepala Rutan Kotamobagu Aris Yuliyanta menyatakan bahwa hasil ANEV ini menjadi amunisi penting bagi pihaknya untuk mengevaluasi kinerja seluruh lini di Rutan Kotamobagu.
“Keikutsertaan dalam kegiatan ANEV ini menjadi momentum penting bagi jajaran Rutan Kotamobagu untuk melakukan evaluasi internal sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan,” ujar Karutan Kotamobagu Aris Yuliyanta.
Aris juga menegaskan komitmen jajarannya untuk segera menindaklanjuti setiap poin evaluasi dan arahan dari pimpinan pusat demi mecapai target organisasi yang transparan dan akuntabel.
“Melalui arahan pimpinan dan hasil evaluasi yang disampaikan, Rutan Kotamobagu siap mengimplementasikan berbagai langkah perbaikan guna mendukung tercapainya target kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan secara optimal,” ujarnya.
Dengan berbekal strategi baru dari Kementerian Imipas, Rutan Kotamobagu optimistis mampu mengakselerasi performa kinerja dan kualitas pelayanan pemasyarakatan pada paruh kedua tahun 2026. (yos)















