Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Langowan Selatan

  • Whatsapp
Rekonstruksi ini digelar, Selasa (11/02/2020) pagi di halaman Mapolres Minahasa, Sulut. (Foto: Istimewa).

Tondano, DetikManado.com – Satuan Reskrim Polres Minahasa menggelar rekonstruksi kasus tewasnya Jenli Tumengkeng (52) akibat dibunuh FW (32), sesama warga Manembo, Langowan Selatan, Minahasa, Sulut. Rekonstruksi ini digelar, Selasa (11/02/2020) pagi di halaman Mapolres Minahasa, Sulut.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu (01/01/2020) lalu, sekitar pukul 20.00 Wita. Kasus ini dipicu pengaruh minuman keras (miras).

Muat Lebih

Tersangka FW memperagakan 18 adegan. Terungkap dalam adegan ke 10, tersangka menikam dada kanan korban menggunakan sebilah pisau badik, hingga menembus paru-paru.

Kasubbag Humas Polres Minahasa AKP Ferdy Pelengkahu mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan oleh Sat Reskrim. “Selanjutnya tersangka beserta barang bukti dan berkas penanganan perkaranya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri,” pungkasnya.

Diketahui, peristiwa pembunuhan itu berawal ketika pelaku dan korban mendatangi salah seorang rumah warga untuk silaturahmi dalam rangka Tahun Baru. Di sana keduanya sempat meneguk miras jenis cap tikus. Tak lama kemudian, keduanya keluar menuju pertigaan jalan raya Desa Manembo. Oleh pamannya, pelaku ditegur dan diminta pulang.

Melihat pelaku dan pamannya bersitegang, korban datang melerainya. Namun pelaku tak terima yang dilakukan korban. Pelaku pun langsung menikam korban sebanyak satu kali dan mengenai dada sebelah kanan.

Usai beraksi, pelaku langsung kabur, sedangkan korban dibawa warga ke rumah sakit. Pihak rumah sakit menyatakan, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban  tewas akibat terkena benda tajam di bagian dada sebelah kanan mengenai paru-paru sedalam 6 cm.

Tak lama setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti sebilah badik. Pihak keluarga menyatakan menolak untuk diotopsi. (rf)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *