195 dibaca

Tarawih Malam Pertama di Masjid Aspol Paniki Bawah, Tusino Ahmad : Amalan Utama adalah Shalat

  • Whatsapp
Masjid Al Muhajirin, Aspol Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, (foto Dok.DetikManado)

MANADO, DetikManado.com – Walaupun hingga pukul 19.30 Wita, pemerintan belum mengumumkan hasil sidang isbat menentukan awal puasa, atau 1 Ramadhan 1440 Hijriah, jemaah Mesjid Raudhatul Jannah, Aspol Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, sudah melangsungkan shalat Tarawih dan Witir secara berjamaah.

Pantauan reporter DetikManado.com, usai pelaksanaan shalat Isya, pengurus masjid mengisi dengan kuliah tujuh menit (Kultum), yang diberikan langsung oleh Imam Masjid, Ustad Tusino Ahmad.

Muat Lebih

“Mari kita bersyukur kepada Allah SWT, karena diberi amanah Islam, dimana didalamnya ada rukun Iman dan rukun Islam,” jelasnya.

Imam Masjid Al Muhajirin, Aspol Paniki Bawah, Tusino Ahmad, memberikan Kultum sebelum pelaksanaan shalat tarawih. (foto : Dok. DetikManado)

Lebih lanjut, Tusino mengatakan, amalan yang utama untuk setiap umat Islam yaitu Shalat. Sebaik apapun sedekah, puasa dan dzikir, tapi tidak dibarengi dengan shalat, maka amalan-amalan tersebut tidak akan diterima Allah SWT.

“Agar kita diakui Allah sebagai orang Islam, maka jalankan Shalat,” tegasnya.

“Banyak bertafakur kepada Allah dan perbaiki niat, tujuan hidup yaitu mati khusnul khotimah, bukan mati di bulan Ramadhan,” tuturnya.

Tusino juga mengajak semua jemaah untuk berbuat kebaikan di bulan penuh berkah ini.

Perlu diketahui, shalat tarawih di masjid tersebut dilaksanakan dengan 8 rakaat dan ditambah 3 rakaat shalat witir.

Pada pelaksanaan tarwih malam pertama ini, yang bertindak sebagai imam, mulai dari shalat Isya hingga witir, yaitu Ustad Reba Paputungan.

Di tempat terpisah, pihak Kantor Kemenag Sulut, dalam pemantauan hilal mengatakan posisi bulan tidak teramati karena cahaya matahari terlalu kuat.

“Pencahayaan matahari terlalu kuat sehingga posisi bulan tidak teramati. Posisi bulan 4 derajat 51 Menit 22 detik diatas ufuk” jelas Muchtar Bonde, Kabid Syariah Kantor Kemenag Sulut. (red)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *