Kotamobagu, DetikManado.com – Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat (RVM), menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026, yang digelar di Ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan strategis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota, guna mencetak generasi unggul dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Rakorda tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Johannes Victor Mailangkay, dengan mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga/BKKBN Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.”
Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Mangkat, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam mengakselerasi transformasi Program Bangga Kencana. Ia menyebut pembangunan keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Pembangunan keluarga adalah fondasi utama. Untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, diperlukan sinergi lintas sektor yang kuat antara pusat, provinsi, hingga ke tingkat daerah,” ujar RVM.
Lebih lanjut, RVM memaparkan sejumlah langkah konkret yang menjadi prioritas Pemkot Kotamobagu, di antaranya penguatan Program Bangga Kencana melalui integrasi pengendalian penduduk dengan layanan kesehatan keluarga, percepatan penurunan stunting melalui intervensi tepat sasaran, serta penguatan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dia mengatakan, seluruh OPD harus bergerak secara kolektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga target pembangunan dapat tercapai secara optimal.
Melalui Rakorda ini, RVM berharap lahir kebijakan-kebijakan yang lebih inovatif dan adaptif terhadap tantangan zaman. Ia optimistis, pengelolaan kependudukan yang baik akan melahirkan keluarga berkualitas sebagai pilar utama pembangunan daerah dan nasional.
“Kami berkomitmen penuh. Langkah nyata ini bukan sekadar rutinitas, tapi investasi jangka panjang untuk masa depan Kotamobagu dan Indonesia,” ujarnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri para kepala daerah serta pimpinan OPD se-Sulawesi Utara, sebagai bentuk keseriusan bersama dalam mengawal program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045. (Dayat)















