Sukses Budidayakan Lobster, PT MAI Keluhkan Pengurusan Izin Ekspor

Komisaris Utama PT Maa Ataita Indah Haji Maa memberikan contoh alat sederhana penangkapan lobster saat pelatihan di Pulau Nain, Kabupaten Minahasa Utara, Sulut, beberapa waktu lalu.

Manado, DetikManado.com – Ditangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat tanggapan dari beberapa perusahaan pembudidaya lobster.

Salah satunya PT Maa Ataita Indah, perusahaan pembudidaya lobster yang secara terang-terangan mendukung kebijakan Edhy Prabowo .

Bacaan Lainnya

Perusahaan ini juga sangat gencar mensosialisasikan Peraturan Menteri-Kelautan dan Perikanan (Permen – KP) Nomor 12 tahun 2020 yang dilakukan secara besar-besaran. Sosialisasi ini dilakukan di berbagai daerah nelayan yang berjumlah 52.000 (terdaftar 13.000) di 13 provinsi. Namun PT MAI akhirnya merasa kecewa melihat adanya praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam pengeluaran izin ekspor.

“Komisaris Utama kami Haji Ma sangat menyayangkan peristiwa yang menimpa Edhy Prabowo. Karena beliau menaruh harapan besar bahwa nasib nelayan kecil akan berubah melalui keberaniannya menerbitkan Permen tersebut,” beber Direktur PT MAI, Muhamad Yakub.

Komentar Facebook

Pos terkait